Contoh Membuat Proposal Perkemahan




GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN 121.27-121.28
PANGKALAN SMA N 1 KALITIDU
Jl. Raya Ngasem No.458 Kalitidu-Bojonegoro Telp. (0353) 511490


A.    Nama Kegiatan
“Perkemahan Wirakarya”.

B.     Latar Belakang
Akhir Tahun Pelajaran 2012-2013 merupakan titik akhir dari seluruh siswa SMA Negeri 1 Kalitidu. Pada masa-masa inilah kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selesai, yang kemudian ditindak lanjuti dengan evaluasi tahap akhir semester II yang merupakan penentuan kenaikan kelas.
Gerakan pramuka GUDEP 121.27-121.28 sebagai salah satu ekstra wajib juga harus mengevaluasi semua kegiatan mulai dari awal sampai akhir untuk menentukan langkah ke depan demi kemajuan bersama. Upaya tersebut tentunya tidak lepas dari prinsip dasar kepramukaan “KEPANDUAN” yang memegang teguh Dharma dan Satyanya. Sesuai dengan isi dari Anggaran Dasar Rumah Tangga Gerakan Pramuka, harus diadakannya Perkemahan Wirakarya yang menandakan bahwa puncak kegiatan pramuka adik-adik Kelas X dilaksanakan dengan diadakannya Perkemahan Wirakarya ini.

C.     Maksud dan Tujuan
Kegiatan Perkemahan Wirakarya ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut:
1.      Meningkatkan keyakinan dan ketaqwaan terhadp Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Mempertebal ilmu-ilmu kepramukaan serta melatih disiplin dan tingkat kemandirian adik-adik kelas X.
3.      Menumbuhkan jiwa pemimpin dan mempersiapkan tunas bangsa dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
4.      Sebagai puncak kegiatan pramuka yang rutin dilakukan setiap tahun.


D.    Sasaran Kegiatan
Seluruh siswa kelas X, Dewan Kerja Ambalan serta undangan.


E.     Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan ini akan dilaksanakan besok pada:
            Hari/Tanggal               :
            Waktu                         :
            Tempat                        :


F.      Peserta
Kegiatan ini akan diikuti oleh:
Ø  Seluruh siswa kelas X             :
Ø  Seluruh anggota DKA                        :
Ø  Pembina                                  :
Ø  Pelatih                                     :




G.    Susunan Kegiatan
JADWAL KEGIATAN
PERKEMAHAN WIRAKARYA GUDEP 121.27-121.28
PANGKALAN SMA NEGERI 1 KALITIDU
Hari/Tanggal
Waktu
Kegiatan
Koordinator














Nb. Jadwal bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi.


















H.    Susunan Panitia

SUSUNAN PANITIA
1.       Pelindung                         : Kepala SMAN 1 Kalitidu selaku Ka.Mabigus
  (Drs.Parmin,M.Pd.)
2.      Penanggung jawab            : Waka Kesiswaan (Dra.Hermiyati)
3.      Pembina                            :
4.      Pelatih                               : Hariyanto
5.      Ketua Panitia                    :
6.      Wakil Ketua                      :
7.      Sekertaris                          : Ika Maryati W.
: Dyah Tri A.
8.      Bendahara                         : Nina Andriani
: Solikhatin

SEKSI-SEKSI
















Seksi Perlengkapan
 

Seksi Upacara
 

Seksi Kegiatan
 


Seksi Keamanan
 

Seksi Konsumsi
 

Seksi Kesehatan
 

Seksi Publidok
 
 

















I.       Rencana Anggaran

RENCANA ANGGARAN
·         PEMASUKAN
Ø  Iuran Peserta                                                                           Rp.
Ø  Sumbangan Kas Pramuka                                                       Rp.
Jumlah Pemasukan                                                                  Rp.

·         PENGELUARAN
Ø  Transportasi 6 Truk x @ Rp.                                                   Rp.
Ø  Sound System & Diesel                                                          Rp.
Ø  Pembuatan MCK                                                                    Rp.
Ø  Dokumentasi                                                                           Rp.
Ø  Id Card 200 x @ Rp.                                                              Rp.
Ø  Kesekertariatan                                                                       Rp.
Ø  Keamanan                                                                               Rp.
Ø  Api Unggun                                                                            Rp.
Ø  Spanduk                                                                                  Rp.
Ø  Bea Survei
ü  Pelatih                                                                         Rp.
ü  DKA                                                                           Rp.
Ø Konsumsi                                                                                Rp.
Ø Bakti Sosial                                                                             Rp.
Ø Transport
ü  Pelatih 1 x @ Rp.                                                        Rp.
ü  Pembina 8 x @ Rp.                                                     Rp.
Ø 3 Pembantu Pelaksana                                                            Rp.
Ø P3K                                                                                         Rp.
Ø Perlengkapan                                                                           Rp.
Jumlah Pengeluaran                                                                Rp.


J.       Penutup
Demikian rencana kegiatan ini kami sampaikan, tas dukungan dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih.

                                                                    Kalitidu, 20 April 2013

















MoveOn dari SBMPTN


 
Detik-detik menuju UNAS itu memang bikin tegang. Bahkan hampir semua orang mengalami. Mau gak mau, enak gak enak harus di jalani. Tanpa kita sadari, sekolah dari mulai SD, SMP, hingga SMA. Sekolah bertahun-tahun untuk ngedapetin kata LULUS agar bisa lanjut ke sekolah yg lebih tinggi cuma di tentukan sama yg namanya Ujian Nasional yang berlangsung hanya 3hari. Semua begitu singkat.

Proses.. Mau kaya butuh proses. Mau pintar juga butuh proses. Semua butuh proses dgn kerja keras dan selalu pantang menyerah.
Seperti hal nya saya yang sempat beberapa kali daftar di Perguruan Tinggi Negeri dan Politeknik dan saya mencoba mengikuti seleksi dari jalur SNMPTN, PMDK, SBMPTN. Alhasil satu demi satu tidak ada satu pun yang lolos :-( wajar, wajar kalau saya dulu sempat putus asa. Mungkin saya terlalu tinggi untuk memilih jurusan, atau memang saya yang kurang dalam belajar. Yaa memang Universitas yang saya pilih memang termasuk favorit dan tinggi. Tapi saya tetap dgn pendirian yang sama. Setelah lulus SMA harus kuliah.

Jangan pernah menyalahkan siapapun dalam sebuah kegagalan kita. Meskipun kita sudah berdoa kepada Allah SWT bahkan kita bangun tengah malam untuk sholat meminta bantuan kepada Allah SWT dgn apa yang kita inginkan. Tapi semua di luar dugaan kita. Bukan Allah tidak mengabulkan doa kita, hanya saja Allah belum mengabulkannya hari ini. Mungkin besok atau nanti ;-)

saya pernah baca sebuah artikel yang bertuliskan contoh apabila ada seorang pengamen yg bersuara tdk enak di dengar, dengan cepat kita memberikannya uang agar pengamen itu segera pergi. Berbeda lagi dengan pengamen yg suara nya subhanallah enak nya. Bisa bisa kita membiarkan pengamen itu berlama-lama bernyanyi di tempat itu hingga selesai. Nah sama hal nya dengan kita saat meminta pertolongan kepada Allah. Jika seseorang yang tidak pernah beribadah tiba-tiba berdoa kepada-Nya dan Allah mengabulkan nya tapi setelah apa yg di inginkan terwujud, orang itu tidak mau lagi beribadah. Sedangkan kita yg selalu sholat 5waktu, mengaji, puasa segala macam tapi Allah malah tidak mengabulkan doa kita. Itu tandanya Allah sayang kepada kita. Allah tidak mau jauh* kepada kita. Agar kita selalu dekat kepada-Nya. Karena Allah lebih senang melihat hambanya yang rajin beribadah.

Jangan pernah ada kata menyerah. Meskipun kita jatuh bangun terus menerus, semoga selalu di akhiri dengan kata bangun :-) amiin

oke gaes mungkin ini bisa jadi contoh dari orang-orang yang pernah gagal. Jangan takut akan sebuah kegagalan. Karena kegagalan lah yang akan menjadikan sebuah KESUKSESAN.

Percobaan Kimia 'Membuat Gula Batu'




 Membuat Gula Batu


1.1 Tujuan
            Untuk mengetahui cara pembuatan gula batu

1.2 Dasar Teori
            Menurut Darwin (2013), gula adalah suatu karbohidrat sederhana karena dapat
larut dalam air dan langsung diserap tubuh untuk diubah menjadi energi. Secara umum,
gula dibedakan menjadi dua, yaitu:

a. Monosakarida
Sesuai dengan namanya yaitu mono yang berarti satu, ia terbentuk dari satu molekul gula. Yang termasuk monosakarida adalah glukosa, fruktosa, galaktosa.

b. Disakarida
Berbeda dengan monosakarida, disakarida berarti terbentuk dari dua molekul gula. Yang termasuk disakarida adalah sukrosa (gabungan glukosa dan fruktosa), laktosa
(gabungan dari glukosa dan galaktosa) dan maltosa (gabungan dari dua glukosa)
Gula merupakan suatu karbohidrat sederhana yang umumnya dihasilkan dari
tebu. Namun ada juga bahan dasar pembuatan gula yang lain, seperti air bunga kelapa, aren, palem, kelapa atau lontar. Gula sendiri mengandung sukrosa yang merupakan
anggota dari disakarida.
Gula batu diperoleh dari pengolahan gula pasir biasa agar mudah larut. Bentuknya
merupakan bongkahan gula menyerupai batu berwarna putih, dimana tingkat
kemanisan gula batu lebih rendah dibanding gula pasir, hampir 1/3 dari gula pasir.
Bagi pankreas dan organ tubuh, gula batu lebih sehat dan bersahabat dibanding
dengan gula pasir.

1.3 Alat Dan Bahan
1.        Bak/ kaleng yang di dalamnya dilapisi dengan kertas minyak dan benang-benang yang digantungkan.
2.         Isolator dapat berupa jerami, sekam padi, atau serbuk gergaji
3.         Panci
4.         Kain penyaring yang bersih
5.         Gula pasir (1 kg)
6.         Air bersih (450 ml)
7.         Air kapur (40 ml)
8.         Putih telur

1.4 Cara Kerja
1.         Larutkan guka dalam panci sambil dipanaskan.
2.        Setelah semua gula larut, saringlah larutan itu dengan kain saring yang bersih. Jika kotorannya terlalu banyak, tambahkan putih telur yang telah dikocok (satu butir telur cukup untuk 30 kg gula)
3.        Tambahkan air kapur kedalam larutan gula yang telah bersih sambil dipanaskan dan diaduk didapatkan larutan yang kental dan bersuhu sekitar 115⁰C.
4.        Tuangkan larutan gula yang panas pada bak/ kaleng yang sebelumnya telah ditanam isolator dan biarkan minimal selama tujuh hari supaya terjadi proses pengkristalan.
5.        Lakukan penyiraman pada sekam padi setiap 3 hari sekali.

2.1 Data Pengamatan
Pembuatan gula batu dimulai pada hari Minggu, 16 Februri 2014. Pengamatan dilakukan selama 2 minggu.
No.
          Hari
  Pengamatan
Hasil
Pengamatan
1
Minggu
§  Belum terjadi perubahan
2
Senin
§  Larutan gula berubah menjadi kental
3
Selasa
§  Tetap
4
Rabu
§  Ada sedikit pengkristalan di dasar benang
§  Pengkristalan berwarna putih
§  Pengkristalan berbentuk butir kecil-kecil dan bergabung
5
Kamis
§  Tetap
6
Jum’at
§  Pengkristalan kecil-kecil berbentuk balok merambat ke
benang
§  Larutan gula di dalam kaleng tetap kental tidak terjadi perubahan
7
Sabtu
§  Tetap
8
Minggu
§  Tetap
9
Senin
§  Gula yang mengkristal agak mengkilat
10
Selasa
§  Pengkristalan semakin merambat ke benang dan berbentuk balok
lebih besar daripada pada hari ke 4
11
Rabu
§  Padatan gula yang mengkristal mengeras
12
Kamis
§  Tetap
13
Jum’at
§  Tetap
14
Sabtu
§  Tetap
15
Minggu
§  Gula yang mengkristal berbentuk balok lebih banyak di sekitar
benang bagian bawah dan saling melekat
§  Agak mengkilat dan mengeras
§  Larutan gula di dalam kaleng tetap kental


2.2 Analisa Data
            Pembuatan gula batu yang saya lakukan pada hari Minggu, 16 Februari 2014 pada hari pertama belum terjadi perubahan. Pada hari kedua larutan gula menjadi kental. Sampai dengan hari keempat mulai ada sedikit pengkristalan di dasar benang, gula yang mengkristal berwarna putih dan berbentuk butir kecil-kecil dan bergabung menjadi satu. Sedangkan larutan gula didalam kaleng tetap tidak ada perubahan. Hari kelima saya mengamati tidak terjadi perubahan dari hari sebelumnya (tetap). Di hari keenam gula yang mengkristal berbentuk balok merambat keatas benang. Sampai dengan hari kedelapan masih sama.
Senin, 24 Maret 2014 gula yang mengkristal agak mengkilat. Hari berikutnya pengkristalan semakin merambat ke benang dan berbentuk balok lebih besar daripada pada hari keempat. Hari kesebelas gula yang berbentuk kristal mengkilat dan mengeras. Kemudian hari Kamis sampai Sabtu 3 hari berturut-turut tidak terjadi perubahan (tetap). Menginjak hari terakhir, dapat diperoleh hasil gula yang mengkristal berbentuk balok, berwarna putih, mengeras, gula yang mengkristal mengelilingi disekitar bawah benang merambat ke atas, saling melekat dan larutan gula di dalam kaleng kental.

2.3 Kesimpulan
            Bahan dasar gula pada umumnya berasal dari tebu namun ada juga bahan dasar pembuatan gula yang lain, seperti air bunga kelapa, aren, palem, kelapa atau lontar. Gula sendiri mengandung sukrosa yang merupakan anggota dari disakarida.
           Penambahan air kapur dalam pembuatan gula batu adalah untuk mempercepat terjadinya pengkristalan pada larutan gula. Sedangkan penggunaan benang adalah untuk membuat pori-pori pada larutan gula agar larutan gula cepat mengkristal. Proses pengkristalan terjadi pada hari keempat. Gula yang mengkristal berbentuk balok dan saling menempel serta mengeras.


Lampiran



















 


 









 








 
 
























Copyright 2009 Nina Andriani. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates