DAMPAK
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
TERHADAP
PERILAKU ANAK
BAB
I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Teknologi informasi merupakan salah satu
hal yang tidak akan lepas dari kehidupan manusia. Karena teknologi informasi
ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dan hingga kini masih terus berkembang.
Tanpa adanya teknologi informasi, manusia akan kesulitan untuk berkomunikasi
dan menyampaikan informasi.
Kini
teknologi informasi berkembang begitu cepat seiring dengan berkembangnya ilmu
pengetahuan. Teknologi informasi dan komunikasi ini memiliki banyak sekali
peranan dan dampaknya dalam berbagai bidang, terutama pada bidang hiburan.
Akhir-akhir
ini perkembangan teknologi sangat pesat contohnya seperti games, musik, video, handphone, internet dsb. Akibat
pesatnya teknologi tersebut membuat kita menjadi sangat tergantung dengan yang
namanya teknologi, terutama internet.
2.
Tujuan
-
-
-
BAB
II
PEMBAHASAN
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap
Anak
Kemajuan
teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Berbagai
informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita
ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi).
Tentu
kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan
umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga
memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada
di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti
Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh
kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut masyarakat,
baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi
seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya
melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di
pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif
maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau
tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat
khususnya masyarakat pedesaan dengan segala image yang menjadi ciri khas
mereka.
Saat ini
sudah banyak jutaan anak dan remaja masuk kedalam era digital melalui kehidupan
dunia maya di Internet. Industri web komunitas-entertainment pun berkembang
dengan sedemikian pesatnya. Seperti facebook yang paling banyak diminati para
remaja jaman sekarang, kemudian twitter, BBM, Yahoo Massanger dan sosial media
yang lain.
Selain di
sosial media, anak-anak juga sangat terkait dalam pertumbuhan teknologi
multimedia terutama dalam edukasi dan entertaiment. Dalam dunia edukasi pun
telah banyak dijumpai bagaimana situs maupun software edukasi dipergunakan
sebagai sarana mendidik anak-anak. Bahkan untuk anak 5 tahun pun sekarang telah
tersedia software dan game edukasi yang dirangkai dengan musik untuk
membantu mereka mengembangkan kemampuan dan kecerdasannya.
Perkembangan
games-games pun sangat berpengaruh kepada anak-anak. Dan yang saat ini digemari
oleh anak-anak adalah games online. Dan ada juga anak-anak yang menggemari
games-games yang berbau kekerasan. Hal ini perlu diperhatikan oleh kita, karena
ini akan berdampak buruk bagi anak-anak dan dan sangat berbahaya sekali
Lalu internet
juga merupakan salah satu hal yang bisa memengaruhi anak. Dengan adanya
internet anak-anak dapat dengan mudah mencari tahu mengenai segala hal yang
ingin mereka ketahui. Namun hal yang perlu diperhatikan disini adalah dengan
semakin mudah dan familiarnya anak dengan Internet dan menemukan berbagai macam
informasi di Internet, tidak boleh mengurangi pertumbuhan verbal dan sosial
anak dalam dunia nyata. Hal tersebut didasarkan pada fakta di negara Indonesia
sendiri dengan cepat dan mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan
oleh guru dengan internet, namun merasa kebingungan saat mengerjakan ulangan.
Tentu saja fakta seperti ini merupakan sesuatu yang harus dipertimbangkan dalam
suatu pengembangan teknologi edukasi masa depan.
Dampak
Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Anak
§ Dampak Positif
1. Anak-anak dapat menggunakan perangkat lunak pendidikan seperti
program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan
sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan
unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin
suka.
2. Membuat anak semakin tertarik untuk belajar.
3. Dapat menjadi solusi bagi para orangtua yang memiliki anak yang
merasa mudah bosan untuk belajar.
4. Dapat menambah wawasan.
5. Memudahkan anak-anak untuk mendapatkan banyak ilmu tambahan lewat internet.
§ Dampak Negatif
1. Anak-anak bisa ketergantungan terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2. Anak-anak akan cenderung mengerjakan tugas sendiri dengan bantuan internet
dari pada belajar berkelompok yang disitu banyak sekali hikmah-hikmah yang
terkandung dalam nilai kebersamaan.
3. Dapat terpengaruh kedalam pergaulan yang tidak baik karena kurang control
dari teman ataupun dari orang tua.
4. Anak-anak bisa saja secara tidak sengaja mengakses situs-situs pornografi.
5. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan
lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
6. Kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak ‘mengkonsumsi’ games
yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar
pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah
pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.
Peran penting
Orang Tua
1. Berikan kesempatan
pada anak untuk belajar dan berinteraksi dengan komputer sejak dini. Apalagi
mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada
saat ini dan masa yang akan datang.
2. Perhatikan
bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada fisik seseorang.
Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan. Cahaya yang terlalu
terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu indera penglihatan
anak.
3. Pilihlah perangkat
lunak tertentu yang memang ditujukan untuk anak-anak. Sekalipun yang dipilih
merupakan program edutainment ataupun games, sesuaikan selalu dengan usia dan
kemampuan anak.
4. Perhatikan
keamanan anak saat bermain komputer dari bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan
kesetrum terkena bagian tertentu dari
badan Central Processing Unit (CPU) komputer.
5. Carikan anak meja atau
kursi yang ergonomis (sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh anak), yang nyaman
bagi anak sehingga anak dapat memakainya dengan mudah. Jangan sampai mousenya
terlalu tinggi, atau kepala harus mendongak yang dapat menyebabkan kelelahan.
Alat kerja yang tidak ergonomis juga tidak baik bagi anatomi anak untuk jangka
panjang.
6. Bermain
komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak. Jangan sampai anak kehilangan
kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman karena terlalu asik bermain
komputer.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Perkembangan teknologi informasi
bukanlah suatu hal yang dapat kita hindari. Karena dengan adanya teknologi informasi
hidup kita akan terasa lebih mudah. Kita bisa mengirim pesan dengan mudah,
mengirim dan mencari informasi dengan cepat dan mudah.
Namun dibalik
semua kemudahan tersebut kta harus memerhatikan nilai, norma serta etika dan
apa saja dampak baik dan buruk dari Teknologi Informasi. Karena supaya kita
bisa mengetahui batasan-batasan apa saja yang yang boleh dilakukan dengan
adanya perkembangan teknologi informasi.
Kita juga
perlu memerhatikan perkembangan Teknologi Informasi pun juga tak luput kita
tidak meninggalkan etika-etika tradisional terhadap anak-anak. Karena ini
merupakan hal yang sangat penting. Jika kita tidak memerhatikan, mengawasi dan
membimbing anak-anak yang menggunakan Teknologi Informasi hal ini bisa menjadi
dampak yang buruk, dan anak anak bisa terjerumus kedalam hal yang tidak baik.
Contohnya anak-anak menyukai game yang berbau kekerasan. Hal ini akan
mempengaruhi pikiran anak-anak. Lalu bisa saja anak-anak tersebut
mengakses situs-situs porno. Oleh karena itu kita memiliki tugas untuk
membimbing dan mengawasi anak-anak dalam memanfaatkan Teknologi Informasi.










0 komentar:
Posting Komentar